Al-Quddus secara literal berasal dari kata Quds, yang harfiahnya adalah
kebersihan atau kesucian.
Ketika al-Quddus disandangkan sebagai nama Allah, maka Dia berarti
Zat yang terbebas dari segala bentuk kebutuhan. Dia tidak butuh pujian,
bahkan sembahan. Jika Dia memerintahkan manusia menyembah-Nya,
sesungguhnya sembahan (ibadah) itu manfaatnya akan kembali kepada
manusia itu sendiri. Kebesaran dan kekuasaan Allah tidak berkurang
sekalipun seluruh manusia menentang-Nya. Sebaliknya, kebesaran dan
kekuasaan-Nya tidak sedikitpun bertambah, sekalipun seluruh manusia
tunduk dan sujud kepada-Nya.
Sebagai hamba Al-Quddus, selayaknya kita menyucikan hati dan pikiran
kita dari segala prasangka buruk kepada Allah, juga kepada sesama
manusia. Hati harus senantiasa kita bersihkan agar sinarnya memancar,
memenuhi ruang dan waktu. Pikiran kita harus senantiasa dalam nuansa
kesucian, agar energi kreatifnya keluar untuk menjawab segala problem
dan permasalahan.
Rabu, 29 Mei 2013
Al Malik (Yang Maha Merajai/Memerintah)
هُوَ اللَّهُ الَّذِي لا إِلَهَ إِلا
هُوَ الْمَلِكُ الْقُدُّوسُ السَّلامُ الْمُؤْمِنُ الْمُهَيْمِنُ الْعَزِيزُ
الْجَبَّارُ الْمُتَكَبِّرُ سُبْحَانَ اللَّهِ عَمَّا يُشْرِكُونَ
”Dia-lah Allah Yang tiada Tuhan
(yang berhak disembah) selain Dia, Raja, Yang Maha Suci, Yang Maha Sejahtera,
Yang Mengaruniakan Keamanan, Yang Maha Memelihara, Yang Maha Perkasa, Yang Maha
Kuasa, Yang Memiliki segala keagungan, Maha Suci, Allah dari apa yang mereka
persekutukan,” (QS Al Hasyr (59): 23).
Ar Rahiim (Yang Maha Penyayang)
هُوَ
اللَّهُ الَّذِي لا إِلَهَ إِلا هُوَ عَالِمُ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ هُوَ
الرَّحْمَنُ الرَّحِيمُ
Dia-lah
Allah Yang tiada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia, Yang Mengetahui yang
gaib dan yang nyata, Dia-lah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. (Qs Al Hasyr (59):22)
Ar Rahman (Yang Maha Pemurah)
هُوَ
اللَّهُ الَّذِي لا إِلَهَ إِلا هُوَ عَالِمُ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ هُوَ
الرَّحْمَنُ الرَّحِيمُ
Dia-lah
Allah Yang tiada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia, Yang Mengetahui yang
gaib dan yang nyata, Dia-lah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. (Qs Al Hasyr (59):22)
وَإِذَا
قِيلَ لَهُمُ اسْجُدُوا لِلرَّحْمَنِ قَالُوا وَمَا الرَّحْمَنُ أَنَسْجُدُ لِمَا
تَأْمُرُنَا وَزَادَهُمْ نُفُورًا
“ Apabila diperintahkan kepada
mereka sujudlah kepada Ar-Rahman, mereka berkata/bertanya: Siapakah Ar-Rahman
itu? Apakah kami bersujud kepada sesuatu yang engkau perintahkan kepada kami?
Perintah ini menambah mereka enggan/menjauhkan diri dari keimanan” (Q.s. Al-Furqan (25):60).
كَذَلِكَ
أَرْسَلْنَاكَ فِي أُمَّةٍ قَدْ خَلَتْ مِنْ قَبْلِهَا أُمَمٌ لِتَتْلُوَ
عَلَيْهِمُ الَّذِي أَوْحَيْنَا إِلَيْكَ وَهُمْ يَكْفُرُونَ بِالرَّحْمَنِ قُلْ
هُوَ رَبِّي لا إِلَهَ إِلا هُوَ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَإِلَيْهِ مَتَابِ
Demikianlah, Kami telah mengutus
kamu pada suatu umat yang sungguh telah berlalu beberapa umat sebelumnya,
supaya kamu membacakan kepada mereka (Al Qur'an) yang Kami wahyukan kepadamu,
padahal mereka kafir kepada Tuhan Yang Maha Pemurah. Katakanlah: "Dialah
Tuhanku tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia; hanya kepada-Nya aku
bertawakal dan hanya kepada-Nya aku bertobat". (Q.s. Ar-Ra’ ad 13:30).
وَقُلْ
رَبِّ اغْفِرْ وَارْحَمْ وَأَنْتَ خَيْرُ الرَّاحِمِينَ
Dan katakanlah: "Ya Tuhanku
berilah ampun dan berilah rahmat, dan Engkau adalah Pemberi rahmat Yang Paling
baik."(Q.s. Al-Mukminun (23):118)
قُلِ
ادْعُوا اللَّهَ أَوِ ادْعُوا الرَّحْمَنَ أَيًّا مَا تَدْعُوا فَلَهُ الأسْمَاءُ
الْحُسْنَى وَلا تَجْهَرْ بِصَلاتِكَ وَلا تُخَافِتْ بِهَا وَابْتَغِ بَيْنَ
ذَلِكَ سَبِيلا
“Katakanlah; serulah Allah atau
serulah Ar-Rahman. Dengan nama yang mana saja kamu seru, Dia mempunyai al
asmaul husna nama-nama yang terbaik”.
(Q.s. Al-Isra’17:110).
وَاسْأَلْ
مَنْ أَرْسَلْنَا مِنْ قَبْلِكَ مِنْ رُسُلِنَا أَجَعَلْنَا مِنْ دُونِ
الرَّحْمَنِ آلِهَةً يُعْبَدُونَ
“Dan tanyakanlah kepada rasul-rasul
Kami yang telah Kami utus sebelum kamu. Ädakah Kami menentukan tuhan-tuhan
untuk disembah selain Ar-Rahman (Allah Yang Maha Pemurah)?” (Q.s. Az-Zukhruf (43):45).
Langganan:
Postingan (Atom)