Lafal Al Waliy mempunyai arti
bahwa Allah adalah Al-Muhibh (yang mencintai), An Nashir (yang
menolong), Al-Mutawalli amra khalqihi (yang menyelesaikan urusan
makhluk-Nya), dan Al Mukhtashshina bi Ihsanihi (yang khusus mendapatkan
kebaikan-Nya).
Firman Allah yang artinya:“… dan Allah adalah pelindung orang-orang yang bertakwa.” (QS. Al-Jatsiyah: 19)
Dalam arti bahwa Allah-lah yang mengurus
kemenangan mereka, dan Dialah yang meninggikan keadaan mereka,
memelihara dan menjaga mereka.
Firman Allah SWT yang lain:
“Yang demikian itu karena sesungguhnya
Allah adalah pelindung orang-orang yang beriman dan karena sesungguhnya
orang-orang kafir itu tiada mempunyai pelindung.” (QS. Muhammad: 11)
Para wali diantara hamba-hamba Allah itu
ialah orang yang mencintai Allah dan mencintai aulia-Nya, menolong-Nya
dan menolong aulia-Nya, serta memusuhi musuh-musuh-Nya. Di antara
musuh-musuh-Nya ialah nafsu dan setan. Barangsiapa menghinakan keduanya,
berarti ia adalah wali di antara hamba-hamba Allah.
Berakhlak dengan ism ini menghendaki
agar anda menegakkan kebaktian kepada Allah, dan menjadi wali bagi-Nya.
Makna wali itu ialah orang yang segala keadaannya diurus oleh Allah, dan
tidak dibiarkan-Nya diurus oleh yang lain-Nya.
http://amlubai-bimbel.blogspot.com/2011/04/lafal-al-waliy_15.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar